Assalamu'alaykum...

Selamat Datang.... ^_^

Jumat, 31 Desember 2010

Dalam Mihrab Cinta


(Afgan)


Demi cinta ku pergi
Tinggalkanmu relakanmu
Untuk cinta tak pernah
Ku sesali saat ini
Ku alami ku lewati

Suatu saat ku kan kembali
Sungguh sebelum aku mati
Dalam mihrab cinta ku berdoa semoga

Suatu hari kau kan mengerti
Siapa yang paling mencintai
Dalam mihrab cinta ku berdoa padaNya

Karena cinta ku ikhlaskan
Segalanya kepadanya
Untuk cinta tak pernah
Ku sesali saat ini
Ku alami ku lewati

Suatu saat ku kan kembali
Sungguh sebelum aku mati
Dalam mihrab cinta ku berdoa semoga

Suatu hari kau kan mengerti
Siapa yang paling mencintai
Dalam mihrab cinta ku berdoa padaNya semoga semoga

Bunga-Bunga Cinta


(Dude Herlino dan Asmirandah)

Tak pernah terlintas di benakku
Saat pertama kita bertemu
Sesuatu yang indah tumbuh dalam gundah
Harum dan merekah

Tulus hatimu buka mataku
Tegar jiwamu hapus raguku
Membuncah di hati harapan dan suci
Menyatukan janji

Bunga-bunga cinta indah bersemi
Di antara harap pinta padaNya
Tuhan tautkanlah cinta di hati
Berpadu indah dalam mihrab cinta

Membuncah di hati harapan dan suci
Dalam mihrab cinta

Karena Hati Bicara


(Oki Setiana Dewi dan Andi Arsyil Adhim)

Mengharungi samudera mahligai nan suci
Penuh gelombang silih berganti
Semua adalah ujian penguat cinta
Bila hati bicara

Terkadang tak perlu terucap kata-kata
Untuk selami dalamnya hatimu
Susah senangmu jadi bagian hidupku
Karena hati bicara

Tatap manja matamu kisahkan berjuta cerita
Hadirmu di hidupku memberikan berjuta makna
Karunia Illahi mempersatukan dua hati
Ku rasa yang kau rasa karena hati bicara


Jumat, 29 Oktober 2010

Rindu Itu.......


Rindu itu adalah saat aku merasakan sesak dalam dadaku saat engkau tiada disisiku...

Rindu itu adalah saat aku menghabiskan malamku untuk menangis karena seharian tak mendapatkan kabar darimu...

Rindu itu adalah saat aku menghabiskan waktuku untuk memandangi fotomu dan membayangkan engkau ada di hadapanku...

Rindu itu adalah saat aku merasakan dingin dan berharap berada dalam dekapanmu...

Dan Rindu itu adalah saat aku tak dapat melihatmu di hadapanku, di sampingku atau saat aku menoleh ke belakang dan tak kudapati engkau di sana...




Rabu, 29 September 2010

Senandung Jiwa

Malam itu, ba'da maghrib hujan rintik membasahi bumi. Dalam temaram cahaya langit dengan kilat sesekali menjadi cahaya penerang, seorang perempuan terduduk di salah satu kursi taman. Membiarkan dirinya dibasahi air langit.

Tak jelas apakah air mata atau air langit yg mengalir perlahan di wajahnya... di kedua pipinya yang lembut nan bercahaya.

"Biarkan air langitMu ini menyamarkan air mataku, ya Rabb...," rintihnya pelan.
"Sungguh, biarkan semua ini ku simpan sendiri. Jika itu luka, biarkan aku sendiri yang merasakan perihnya. Jika itu derita, biarkan aku yang merasakan sakitnya. Jika itu adalah duri, cukup aku saja yang tertusuk dan berdarah karenanya. Sungguh, tak ingin kubiarkan siapapun merasakan segala kegundahan dan perihnya hatiku. Tidak juga dia, ya Rabb... Cukup aku saja," perempuan itu berhenti sejenak. Perlahan kedua tangannya menyeka air yang membasahi wajahnya. Tak bisa dibedakan lagi, apakah itu air mata atau air hujan.

"Rabb...bagaimana mungkin aku sanggup membagi segala gundah dan perih ini dengannya?? Sedangkan ia telah letih menanggung segala kebutuhanku dan bersabar atas segala sikapku. Aku malu jika masih harus mengeluh kepadanya. Pun aku tak sanggup untuk membebani lagi hati dan pikirannya. Betapa jahatnya aku jika kulakukan itu. Ah, aku malu sebenarnya untuk bercerita dan berkeluh kesah padaMu, ya Rabb... Tapi aku tak tahu lagi kepada siapa lagi aku berbagi tentang segala rasa ini, segala gundah dan perihnya hati ini. Pun Engkau telah tahu apa yang ada di hatiku, yang bahkan kadang tak terucapkan olehku. Tapi ijinkan aku mengadu kepadaMu dengan lisanku, setidaknya itu akan membuatku merasa lega telah mengutarakannya kepadaMu... Mengutarakan segala rasa yang ada di dalam hatiku. Kusadari sepenuhnya bahwa ketenangan dan kedamaian itu akan kuperoleh hanya dariMu... Itulah kenapa aku akan merasa lebih baik setelah mengadu kepadaMu... Mungkin Engkau sudah tahu apa yang akan kuutarakan kepadaMu... Tapi ketidakbosananMu menemaniku membuatku merasakan kedamaian setiap kali aku merasakan segala sakit ini... Setidaknya aku tak pernah merasa benar-benar sendiri, karena aku memilikiMu disini. Yang tak akan meninggalkan walau sekejap mata, yang tak kan pernah lelah menemaniku dan mendengar segala keluh kesahku, yang tak pernah berhenti untuk memberikan kasih sayangMu, dan selalu ada setiap kali aku membutuhkanMu.. Tunggu, aku sangat membutuhkanMu, di tiap detik hidupku, itulah kenapa aku begitu bergantung padaMu. Namun aku malu, kenapa aku masih lebih sering memikirkan makhlukMu dan segala ciptaanMu dibandingkan dengan memikirkanMu dan bersyukur kepadaMu?? Kenapa aku yang mengaku mencintaiMu dan mencintai yang lain karenaMu masih terkadang bahkan mungkin lebih sering menyebut nama makhlukMu bukan namaMu... aku malu karena setiap kali aku datang tertatih dan Engkau menyambutku dengan serta merta penuh kasih sayang dan rasa cinta, kemudian ketika aku merasa bahagia aku meninggalkanMu dan hanya kembali dikala aku hampir atau mungkin kadang telah berputus asa terhadap makhlukMu... Aku malu kepadaMu... Malu dengan pernyataan cintaku kepadaMu, namun belum mampu kubuktikan itu... Aku malu kepadaMu, ya Rabb..."

Perempuan itu semakin tergugu. Hujan pun semakin deras mengguyur, dan kilat pun semakin jarang memberikan sinarnya mengusir gelapnya malam. Malam makin kelam, suara tangis perempuan itu pun semakin samar. Entahlah, dia masih tergugu di kursi taman itu, atau telah pergi beranjak menuju pulang.



Selasa, 28 September 2010

CANTIKNYA SEORANG WANITA

Cantiknya seorang wanita itu sebagai GADIS

Bukan karena merah kilauan lipstik

Pada bibir memekar senyuman kosmetik

Tetapi pada kepribadian terpelihara

Kelembutan kesopanan menghiasi jiwa



Cantiknya seorang wanita itu sebagai REMAJA

Tidak pada kulitnya mulus menggebu

Untuk menggoda pandangan nafsu mata

Tetapi pada kehidupan terjaga

Dari menjadi mangsa dunia



Cantiknya seorang wanita itu sebagai HAWA

Tidak karena bijak meruntuhkan iman kaum Adam

Sehingga turunkan insan ke dunia

Tetapi menjdi pembakar semangat pejuang agama

Menjadi penunjang perjuangan syuhada



Cantiknya seorang wanita itu sebagai ANAK

Tidak menjerat diri pada lembah kedurhakaan

Mengalir mutiara di kelopak mata

Tetapi menjadi penyelamat ibu bapak

Pada hari kebangkitan bermula



Cantiknya seorang wanita itu sebagai ISTERI

Bukan hanya dalam rumahtangga

Tetapi sentiasa bersama

Menempuh badai disisi suami tercinta



Cantiknya seorang wanita itu sebagai MENANTU

Bukan karena kemewahan dimata

Menjadi penghibur hati permata kehidupan



Cantiknya seorang wanita itu sebagai IBU

Bukan terletak pada kebangkitan anak

Tetapi dibawah lembayung kejayaan

Membuai anak dikala suami menjalin impian



Cantiknya seorang wanita itu sebagai MERTUA

Tidak karena berjaya menjadi permaisuri istana

Tetapi jalinan kasih sayang

Tulus hati membagi kasih setara pada semua



Cantiknya seorang wanita itu sebagai NENEK

Bukan memberi harta dunia

Sehingga generasi lupa

Tetapi menjadi pada pembimbing

Menjaring teladan para anbiya pada anak bangsa



Cantiknya seorang wanita itu sebagai WARGANEGARA

Bukan karena menyandang puncak dunia

Tetapi bijak menangkis rintangan

Peka membela nasib dan harkat negara

Menjadi tulang belakang keteguhan semua



Cantiknya wanita itu sebagai INTELEKTUALIS

Bukan karena menjadi sebutan

Sehingga menjulang keegoan

Tetapi dalam mencari ilmu

Menyala obor mewangi setinggi profesi



Cantiknya wanita itu sebagai MUSLIMAH

Bukan karena keindahan paras rupa

Sehingga menjadi fitnah

Tetapi berpegang Akidah Solehah

Dibalik tirai jiwa

Menggenggam rindu kekasih pasrah di atas sajadah

Mengharap keridhaan kehidupan dunia akherat

Hari Ini : Tentang sebuah Kebahagiaan

Hari ini kebetulan bertemu dengan sahabat sewaktu SMA di dunia maya, bercerita panjang lebar tentang berbagai hal termasuk masa depan. Dan juga menceritakan tentang seseorang yang sangat diistimewakannya, ternyata seseorang itu sudah ku kenal meski hanya di dunia maya, yang bersaudara denganku karenaNya... subhanallah...

Secara kebetulan aku pernah memberi komentar di FB gadis tersebut tentang nick name FB nya...yang secara kebetulan lagi, dia memilih nama yang sama "Huriyah" dari kata "Huraiyah" yang berarti bidadari...

Sedikit mengenalnya dan bertambah informasi tentang dirinya ketika aku dan sahabatku itu membicarakannya... ternyata aku dan si gadis tersebut memiliki beberapa persamaan, kami sama-sama suka membaca, dan diantara para wanita mulia, kami merasa tidak semulia Siti Khadijah, pun tak mampu untuk menjadi seperti 'Aisyah...kami lebih memilih untuk belajar seperti Siti Fatimah, sederhana dan menjadi ratu hati bagi Ali bin Abi Thalib...yang tidak pernah dimadu semasa hidupnya.. Subhanallah...

Lebih jauh sahabatku menceritakan tentang bidadarinya itu, bahwa banyak hal yang membuatnya untuk semakin terpukau dan mendambanya...pun ketika kusarankan untuk meminangnya, ia pun sudah berketetapan hati tentang hal itu. Hanya saja dia menyampaikan kepadaku bahwa harus sedikit bersabar karena bidadarinya sedang menempuh pendidikan di Turki... Subhanallah... semakin bertambah kekagumanku kepada bidadari sahabatku itu...

Meski aku tidak pernah bertemu dengan bidadarinya, tapi dari semua penuturannya juga sedikit obrolanku di FB bersama bidadari tsb,,, aku merasa bahwa dialah bidadari yang insyaAllah memang terbaik untuk sahabatku.. betapa tidak, sedangkan ia begitu sholehah, cerdas dan luas shaqofah islamiyahnya... hmmm...sempat membuatku iri bagaimana ia menjaga dan membatasi pergaulannya dalam bergaul.. begitu terjaga dan menjaga adab-adab pergaulan... Subhanallah...

Meski tidak bertatap langsung dengan sahabatku itu, tapi ku yakin betapa bersemangatnya ia ketika bercerita tentang bidadarinya.. Kudo'akan yang terbaik untukmu duhai sahabatku...

Semoga Allah SWT memudahkan langkahmu untuk menjemput bidadarimu itu... yakinlah bahwa dengan kesabaranmu insyaAllah engkau akan memetik manis buahnya...

Sebuah kebahagiaan ialah ketika aku bisa melihat orang-orang di sekelilingku bahagia...

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan yang terbaik bagi dunia dan akhirat bagi kita semua... amin.. ^_^