Assalamu'alaykum...

Selamat Datang.... ^_^

Jumat, 30 September 2011

Yuk ikutan Book Your Blog! ^-^


Baru ingat kalau Leutikaprio.com mengadakan sebuah event bertajuk Book Your Blog! Ya, memang saya belum bisa dibilang blogger sejati, tapi sejak pertama nge-blog lumayan menikmati. Ya, meskipun isinya masih kacau balau meracau alias suka-suka gue dech.hehehe...

Nah, di detik-detik terakhir ini saya mencoba memberanikan diri untuk mendaftarkan blog saya yang masih acak adut ini untuk berpartisipasi di event ini. Mulai dari tulisan yang sedikit serius, iseng sampai curhat ga penting lah. Pokoknya semua yang tertuang disini, baik yang syarat makna ataupun yang memiliki makna tapi terkubur dalam setiap katanya, semua saya tulis sebagai buah pemikiran dan gambaran perasaan yang saat itu sedang saya rasa. Ataupun kadang inspirasi melintas begitu saja hanya karena mendengar satu celetukan atau membaca sebuah kalimat singkat.

Pokoknya semua yang ada di blog ini semoga memberi manfaat bagi yang membacanya. ^-^

Nah, bagi kawan-kawan yang mungkin kebetulan mampir ke blog ini dan membaca tulisan ini lalu tertarik untuk mengikuti event ini saya mau kasih tahu caranya. Nah, mau tahu kan caranya bagaimana? Mudah sekali. Silakan disimak:

1. Tulis tentang event ini beserta logo event di blog teman-teman dengan bahasa teman-teman sendiri, diberi tag #bookyourblog
2. Pasang link website http://www.leutikaprio.com/ di blog teman-teman (di blog scroll)
3. Kirimkan alamat blog teman-teman ke eventleutika@hotmail.com
4. Tulis sinopsis blog teman-teman dalam 250 kata Ms Word. Sertakan nama, nama pena, TTL, alamat, no handphone, alamat e-mail, akun FB, akun twitter. Kemudian attach file ke dalam e-mail.
5. Tulis “Book Your Blog” di judul e-mail.


Trus, kira-kira blog seperti apa yang bisa menjadi pemenang dalam event ini?
1. Inspiratif, berisi cerita-cerita yang dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.
2. Tidak mengandung SARA dan pornografi.
3. Berkarakter, konsisten berisi materi-materi yang terkonsep dan orisinil.


Event ini hanya akan mengambil tiga pemenang saja. Dan bagi pemenang, tulisan-tulisan di blog teman-teman akan diterbitkan GRATIS dalam bentuk buku oleh Leutika Prio. Penulis alias pemilik blog yang menang juga akan mendapatkan royalti sebesar 15% dari harga produksi dan serta berhak mendapatkan paket buku dari Leutika Publisher.

Trus kalau ga menang gimana dunk? Tenang, kalau misalnya ga menang pun kita masih dapat keuntunga kok mengikuti lomba ini.
Apa tuch?
Kita akan tetap mendapatkan diskon paket penerbitan sebesar 20%.
Gimana? Ga rugi kan?


Yuk, buruan daftarkan blogmu dan berdo'a semoga menjadi pemenang. ^-^

Lakukan usaha yang terbaik dan bertawakal kepada Allah Swt. Masalah hasil, serahkan padaNya. ^-^

Semangat... ^-^



Rabu, 28 September 2011

If You Like, Follow Please! If You Don't, Unfollow! And If You Hate, Block Please!



Fenomena twitter yang semakin hangat dan marak di kalangan pecinta sosial media memang tidak ada habisnya untuk dibicarakan. Dan tak sedikit kasus timbul karena bersinggungannya beberapa kepentinga lewat tulisan yang hanya 140 karakter. Eits, tapi jangan salah, meski terbatas, kata yang dihasilkan dari 140 karakter bisa berimbas besar dan berakibat fatal, lho.

Ga percaya? Masa sich?
Lihat saja fenomena saling cibir dan memaki di twitter. Bukan hal baru dech. Apalagi jika ga hanya sekedar menyerang pribadi, tapi institusi, alumni atau suatu kelompok tertentu. Hasilnya bisa ditebak, FANTASTIS!

Nah, menyikapi semua itu sebenarnya twitter punya solusi lho. Apakah itu?

Ada menu follow di sana. Yang bisa kita klik dengan mudah jika memang kita menyukai pemilik akun tersebut. Terserah kita dunk alasannya, apakah tertarik dengan orangnya, tweet-tweetnya yang mungkin memotivasi, atau memang dia adalah teman dan sahabat kita. We have a reason to choose. :)



Maka tak aneh jika setiap individu memilih untuk mem-follow beberapa orang dengan berbagai karakter. Ada yang suka sekali mem-follow selebritis karena nge-fans abiz. Ada yang mem-follow tokoh agama karena ingin lebih memperoleh pemahaman agama dan hidup lebih religius. Ada yang mem-follow motivator karena ingin lebih termotivasi dalam hidup. Dan ada pula yang mem-follow orang-orang yang tweet-nya galau karena emang lebih nyaman di kondisi galau.hehehe... (Maaf jika ada yang tersinggung...hihihi)

Kemudian pernah terjadi kritik-kritik pedas terhadap tweet salah satu sosok yang difollow yang berujung pada tweet war. Padahal seharusnya ga perlu ada hal semacam itu. Pasalnya twitter punya solusinya, yaitu menu UNFOLLOW. Atau jika memang kritiknya dirasa sangat menyakitkan dan kita sangat tidak suka membacanya, maka twitter memberi pilihan lain, yaitu BLOCK.


So, ga perlu pusing, ga perlu stress dan ga perlu tersinggu dengan komen-komen yang sedikit menyerang karena twitter sudah menyediakan banyak pilihan.

Maka mudah sekali menyikapi apapun yang kita hadapi di tweetland.

If you like, follow please! If you don't, Unfollow! And if you hate, block please!

So, jangan tersinggung jika tiba-tiba diunfollow oleh follower kita atau mungkin sadisnya lagi sampai di block. Mungkin saja, ada tweet kita yang menyinggungnya atau tidak disukainya.

Dan jangan Ge-eR juga kalau tiba-tiba banyak difollow orang. Bisa jadi ada sebagian dari tweet kita yang dirasa bermanfaat.

Tweet-mu, Harimaumu!
Bijaklah dalam menulis di twitter ataupun di social media lainnya. Karena jika bermanfaat dan baik maka akan diikuti dan disukai banyak orang. Tapi jangan kaget dan sakit hati juga jika tweet kita jelek dan merusak, maka pilihan di unfollow atau di block.

Selamat menikmati petualangan di social media ya, kawan... :)

Finally... The Show Was Done! ^-^

Hari ini adalah presentasi mata kuliah Seminar Akuntansi Pemerintahan dengan format lain daripada yang lain. ^-^

Dengan membuat skenario opera yang mencoba menarik perhatian para audience dan diselingi dengan penampilan Budi Idol.hehehe...
Alhamdulillah yah, semua berjalan lancar meskipun masih ada beberapa titik yang perlu perbaikan. Tapi secara keseluruh cukup layak untuk dibilang sukses.hehehe.... (maksa...hihihi)

Menyampaikan materi tentang perubahan cash toward accrual basis menjadi full acrual basis dalam PP No. 71 Tahun 2010, khususnya membahas tentang Laporan Operasional.

Dan betapa bingungnya membuat konsep presentasi tentang akuntansi yang menarik bagi audience dan tidak membosankan. Maka opera inilah yang kemudian kami jadikan daya tarik.

Sudah lama tidak berakting. Terakhir berakting adalah ketika saya masih duduk di bangku SMA. Dan kini harus melakukannya lagi hanya dengan sedikit persiapan. Nah, setelah selesai presentasi, kami mendapatkan surat cinta dari para audience tentang performance kami sebelumnya.

Dan...
Apakah hasilnya?
Tarrraaaaaa....

Sebagian besar hal negatif yang perlu saya perbaiki adalah "Volume suara".
Hal lainnya adalah perbedaan karakter. Karena kebetulan saya memerankan dua karakter yang berbeda. Dan mungkin, saya kurang menghayati dan kurang improvisasi sehingga antara peran satu dengan peran lainnya bedanya hanya sangat tipis sekali.

Nah, tapi selain itu ada hal positif yang harus dipertahankan. Diantaranya adalah percaya diri, eye contact dan mimik saat berperan.
Ok, nilai plus lah ya. Nilai lebih untuk menutup kekurangan menuju perbaikan, insyaAllah. ^-^


Tapi...
Dari semua itu, hal yang paling besar dirasakan saya pribadi dan kelompok adalah kelegaan dan tahu mana saja titik yang perlu diperbaiki untuk performance berikutnya di lain kesempatan. ^-^

Semangat dan jangan menyerah untuk terus belajar... ^-^

Selasa, 27 September 2011

Tips Menghilngkan Mata Sembab

Pernah nangis semalam suntuk lalu paginya mendapati mata bengkak segedhe gaban?

Pernah nangis dalam waktu lama hingga mata sembab tak karuan?

Pernah nangis tapi selepas nangis harus buru-buru pergi ke sebuah acara?

Ah, wanita pasti jawabannya mayoritas adalah "pernah".

Nah, jika mata sembab atau bengkak selepas menangis dan bingung karena harus buru-buru pergi maka tak perlu lagi khawatir.

Saya akan berbagi tips di bawah ini (semoga yang baca tidak menyimpulkan bahwa saya sudah sering mempraktekkannya... padahal emang iya... #eh... ;p ).

Ada beberapa tips yang mungkin bisa dipraktekkan, sebagai berikut:

1. Ambil ketimun/mentimun(apapun namanya dech...hehehe) lalu potong bulat dan tempelkan di kelopak mata. Tentu saja sambil rebahan dan mata terpejam ya. Soalnya kalau matanya melotot ntar malah repot dech...hehehe

2. Ambil es batu dan bungkus dengan kain atau handuk. Kompreskan di kelopak mata bagian atas dan bagian bawah.

3. Ambil teh celup sisa dipakai membuat teh dan masukkan ke kulkas sebentar. Setelah cukup dingin, tempelkan di kelopak mata. Caranya sama seperti pemakaian mentimun di atas ya... :)

4. Ambil bawang putih, belah kemudian oleskan di kelopak mata bagian atas dan kelopak mata bawah. Jika perih, ditotol-totol saja.

5. Cuci muka dengan air hangat biar kelihatan fresh dan sembabnya hilang. ^-^


Nah, beberapa tips di atas bisa dipraktekkan. Pilih salah satu yang Anda suka dan rasakan hasilnya. Semoga bekerja sesuai harapan. ^-^

Oh iya, tapi jika sembab atau bengkaknya parah maka bisa dicoba memadukan beberapa tips seperti:
1. Menggunakan bawang putih.
2. Mencuci muka dengan air hangat (suam-suam kuku.
3. Gunakan teh bag (Teh celup) untuk mengkompres di bagian terakhir.
4. Sekali lagi, cuci muka kembali dengan air hangat (suam-suam kuku).


Langkah gabungan tersebut sudah pernah dipraktekkan and it's work... ^-^


Selamat mencoba dan semoga berhasil ya... ^-^

Sometimes

Sometimes
Aku ingin berlari jauh sekali
Hingga tak dapat lagi aku kembali
Lalu menghilang dan terlupa dari ingatan
Tak satupun tahu akan diriku yang pernah di antara mereka

Sometimes
Aku ingin bisa menghilang
Lenyap tanpa jejak
Hingga tak ada yang bisa mencariku
Dan menemukanku
Kembali

And sometimes
Aku ingin memutar waktu kembali
Agar sempat kuperbaiki apa yang salah
Hingga sempat kuhindari apa yang tak baik
Dan kulakukan lebih baik lagi dari yang telah terlalui

Tapi...
Bukankah dari setiap kesalahan
Setiap kekeliruan
Setiap ketidakbaikan yang datang
Menyapa dan meninggalkan jejak luka
Menggores kenangan kelam
Menghadirkan temaram atau kegelapan dalam kehidupan
Darinyalah kita banyak belajar
Belajar untuk menemukan cahaya saat gelap melanda
Belajar berdiri dan tegak kembali kala tubuh terpelanting jatuh
Atau belajar berani membuka mata
Dan menatap kembali hari esok


Hidup itu bukan hanya hari ini
Bukan pula cukup hari kemarin
Tapi masih ada esok yang menanti
Ketika kemarin dan kini salah itu terlanjur tertumpah
Maka esok hari adalah saat tuk perbaiki
Bangkit dan berdiri kembali
Hapus airmata dan buka mata kembali
Lalu...
Dengan tegap, melangkahlah kembali

It's not time to cry and cry
But, it's time to wake up, stand up
And move on...


Ingatlah kawan,
Tuhan tak henti menemani
Tak henti mendampingi
Dan kasih sayangNya tak henti membanjiri
Maka jangan pernah merasa sendiri
Apalagi merasa tak berarti

Sungguh, pelangi itu tampak setelah hujan berhenti
Kupu-kupu terlahir setelah bertapa dalam sebuah kepompong
Dan mutiara terlahir setelah kerang merasakan begitu banyak kesakitan
Atau cangkir cantik tanah liat terlahir setelah melewati tempaan dan pembakaran yang sangat menyakitkan


Jangan pernah putus asa, kawan
Melangkah dan melangkahlah meski tertatih
Atas setiap kesalahan dan kekhilafan
Belajarlah tuk memperbaiki dan menghindari
Agar tiada terulang kembali


(Iseng di tengah diskusi kelas...hehehe... )


Senin, 26 September 2011

Hal Yang Membuatku Sedih

Hal-hal yang membuatku merasa sedih, sangat sedih, malu dan bersalah adalah:

1. Ketika aku baru sadar bahwa aku telah lalai mengingatNya atau terlupa untuk bersyukur padaNya ketika nikmatNya tercurah tiada jeda.

2. Ketika aku melihat ibu/bapak menitikkan airmata dan akulah penyebabnya.

3. Ketika aku melihat atau mendengar orang yang kusayangi menangis tersedu dan aku jugalah penyebabnya.

4. Ketika kusadari bahwa orang-orang di sekelilingku kecewa dan sedih karenaku.

4. Ketika kusadari, ada yang merasa tak terhargai atas sikap dan tindakanku meski sama sekali tak pernah kubermaksud demikian.

5. Ketika melihat seorang yang kesusahan tapi aku tak mampu berbuat apa-apa.

6. Ketika kesalahan yang tak kusadari dan hanya meninggalkan penyesalan tak terkira.

7. Ketika aku merasa sangat lemah dan hanya sanggup berucap do'a.

Dan hari ini, aku pun sangat sedih tiada terkira karena dua hal dari sekian yang kusebutkan di atas.

Ya Allah, semoga Engkau beri aku kekuatan dan kesempatan untuk memperbaikinya hingga mampu kumerubah wajah sedih dan tetes airmata menjadi senyum dan tawa bangga dan bahagia... Allahumma aamiin.

Hidup itu terkadang lucu. Melenakan kita untuk bermuluk-muluk meminta dan memasang target yang mampu membuat kita bangga dan bahagia. Padahal sejatinya, kebahagiaan yang sejati dan tak ternilai harganya adalah ketika ada sedikit saja keyakinan bahwa Allah swt ridho atas apa yang kita lakukan karena telah sesuai apa yang DIA pinta dan jauh dari laranganNya, kemudian melihat ibu/bapak/orang yang kita sayang tersenyum, tertawa dengan bangga dan penuh kebahagiaan atas apa yang telah kita lakukan serta menyadari bahwa orang-orang di sekeliling kita merasa sangat terbantu dengan adanya kita.

Allahu Rabbi, bimbinglah dan jadikanlah diri ini pemilik kebahagiaan sejati itu. Mampu memberi kebahagiaan kepada mereka yang tak henti mencurahkan cinta dan mampu memberi kemanfaatan kepada mereka yang ada di sekelilingku.

Jika pun terlanjur kuberbuat salah dan menggoreskan luka hingga tergurat duka dan menitik airmata maka ijinkanlah diri ini memiliki kesempatan untuk merubah semuanya menjadi tawa bahagia. Allahumma aamiin...


(Di salah satu malam milikNya... :) )

Dengan Ujian-MU Aku Bertumbuh

Hidup itu seperti sebuah samudera dimana ombak yang ada di dalamnya pun bervariasi. Ada ombak yang besar dan ada pula ombak yang kecil. Dalam hidup pun demikian, ada ujian berupa kenikmatan dan ada pula ujian berupa sebuah cobaan yang kurang membahagiakan. Tapi apa pun itu, hidup kita terus berjalan.

Saya pernah membaca sebuah kalimat pendek. Siapa penulisnya saya terlupa.

"Kamu adalah seberapa besar ujian hidupmu."

"Kasih sayang Tuhanmu terlihat dari seberapa besar cobaan yang kau terima."


Ya, kita terbentuk dari ujian dan cobaan yang ada dan mewarnai hidup ini. Setiap ujian yang datang akan menambah kedewasaan dan kematangan diri kita. Ujian dan cobaan yang datang bertubi, dari ujian kecil dan ringan hingga cobaan besar dan berat. Semua punya andil untuk membentuk siapa kita. Apakah kita menjadi si lemah dan ringkih, mudah terpental dalam setiap ujian? Atau kita adalah si tegar dan tabah yang tetap mampu berdiri kembali dengan tegak meski berulang kali terjatuh dan terjungkal?

Semua ujian hidup itulah yang besar andil dan perannya dalam membentuk siapa diri kita.

Kemudian, kalimat kedua. Benar adanya bahwa kasih sayang Tuhan terlihat jelas dengan ujian yang ditimpakan kepada kita, hambaNya.

Adapun kalimat tersebut kemudian didukung oleh hadist sebagai berikut :

Rasulullah saw bersabda : ”Jika Allah mencintai seorang hamba maka Allah berikan cobaan baginya. Dan jika Allah mencintainya dengan kecintaan yang sangat maka Allah akan mengujinya.”
Para sahabat Nabi bertanya : ”Apakah ujiannya?”
Rasulullah saww menjawab : “Tidak sedikit pun Allah tinggalkan baginya harta dan anak”

Atau dalam hadits lainnya, Imam Ja’far al-Shadiq as berkata, ”Sesungguhnya apabila Allah mencintai seorang hamba niscaya Dia tenggelamkan hamba tersebut ke dalam cobaan.”

Dan Rasulullah saw pun ernah bersabda, “Barangsiapa yang tidak pernah mengalami musibah, maka ia jauh dari kasih sayang Allah.”


Dan bukankah ujian dan cobaan tidak sekedar Allah berikan kepada ummat saat ini? Tapi ujian itu telah ada sejak pertama kali manusia diciptakan?

SEMAKIN TINGGI TINGKAT SPIRITUAL SESEORANG SEMAKIN BERAT UJIANNYA

Diriwayatkan bahwa Imam Al-Shadiq as berkata, “Sesungguhnya disebutkan di dalam kitab ‘Ali bahwa yang paling berat cobaannya di antara semua manusia adalah para nabi, dan setelah mereka adalah para washiy (para Imam Ahlul Bait as), dan setelah mereka adalah orang-orang pilihan yang seperti mereka. Sungguh orang mukmin pasti mengalami cobaan sesuai dengan kadar amal baiknya. Maka, orang yang baik agamanya dan baik pula amalnya akan lebih berat cobaannya. Hal itu disebabkan Allah SwT tidak menjadikan dunia ini sebagai tempat memberi pahala bagi orang mukmin dan tempat menyiksa orang yang ingkar. Dan orang yang lemah imannya dan buruk amalnya, akan lebih ringan cobaannya. Sesungguhnya, cobaan itu menimpa orang beriman lebih cepat daripada air hujan yang turun ke bumi.” 14]

Sesungguhnya manusia yang paling keras cobaannya ialah para Nabi, kemudian orang-orang setelah mereka, dan selanjutnya orang-orang setelah mereka yang layak mendapatkan cobaan seperti mereka. Para penyusun kitab-kitab hadis, membuat bab khusus mengenai kerasnya cobaan yang dihadapi oleh Amir Al-Mu’minin, para Imam dan putra-putranya.

Cobaan yang dihadapi oleh para kekasih Allah, pada dasarnya, adalah kasih sayang-Nya yang dikemas dengan penderitaan, sebagaimana halnya dengan kenikmatan dan kesehatan yang dialami oleh mereka yang dimurkai oleh Allah, yang pada dasarnya merupakan siksaan untuk mereka yang dikemas dalam bentuk kenikmatan, dan kemurkaan dengan bentuk kasih sayang. 15]

Imam al-Shadiq as berkata, ”Besarnya pahala seseorang sebanding dengan besarnya penderitaannya dan tidaklah Allah mencintai seorang hamba kecuali Dia menghadapkannya dengan penderitaan” 16]

Bala’ yang berarti ujian dan cobaan dapat terjadi pada manusia yang baik maupun yang jahat. Bala’ dan ibtila’, tidak hanya terbatas hanya berupa penyakit berat atau ringan, atau kesengsaraan, seperti kemiskinan, penghinaan, dan kehilangan keuntungan-keuntungan duniawi.

Bahkan seperti kekuasaan, kebesaran, kekayaan, ketinggian status, kehormatan, dan yang semacam itu juga merupakan bentuk lain dari ujian dan cobaan.

Tetapi dalam konteks hadits dari Imam al-Shadiq as di atas, bala’ yang dimaksudkan adalah bala’ dalam pengertian yang pertama, yang berupa penderitaan dan kesengsaraan.



Di sini, kutuliskan semua hal di atas bukan karena aku merasa mulia atas apa yang telah menimpaku selama ini. Karena aku yakin dari apa yang pernah kualami (cukup bagiku, Allah swt dan orang-orang tertentu yang tahu), ada orang lain yang mungkin mengalami ujian dan cobaan nan lebih besar dan berat daripadaku.

Tapi kutuliskan semua sekedar pengingat diri dan siapapun yang berkenan membaca tulisan ini bahwa setiap ujian dan cobaan yang kita alami, tak lain dan tak bukan adalah bagian dari kasih sayangNya untuk mencetak kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.


Dan, inilah aku, Ya Allah... kuserahkan diri, hati dan hidupku padaMu. Tempalah aku dengan segenap kasih sayangMu untuk menjadi pribadi yang lebih baik, yang lebih mencintaiMu, mematuhiMu hingga kudapatlah ridhoMu.,, Aamiin